Pulau Togean, udah lama banget tau namanya, bahkan sebelum sama skali tau bentuk pulaunya di peta atau globe, saya udah tau banget dengan nama pulau ini. Awalnya jaman dulu waktu saya masih SD denger-denger dari tetangga yang biasa jadi guide wisman ke Pulau Togean. Saat itu lagi puncak jaya-jayanya industri wisata disono, maklum setelah peristiwa kerusuhan Poso, kondisi pariwisata Togean terjun bebas, jatuh bangun untuk bangkit lagi, bahkan sekarang masih terus mencoba bangkit.
Untuk orang Poso dan sekitar yang belum pernah mampir ke sana, ada anggapan klo wakai dan togean itu satu pulau. Padahal yah, Wakai pulau lain Togean juga pulau sendiri. Mungkin juga karena nama teritoral "Taman Nasional Laut Kepulauan Togean" yang bikin orang otomatis nyangka togean = wakai = kadidiri = katupat = pangempa = malenge = bomba = walea, dll. Padahal Kepulauan Togean terdiri dari sekitar 60 pulau-pulau dan pulau-pulau besarnya: Pulau Batudaka, Pulau Togean, Pulau Talatakoh, Pulau Waleakodi dan Waleabahi. Sejak tahun 2006 setelah terjadi pemekaran kabupaten baru, wilayah Taman Nasional Laut Kepulauan Togean berada pada teritorial Kabupaten Tojo Unauna dengan Ibu Kota Ampana.
